Apa Itu Framework, Seberapa Pentingkah buat Website kamu, Manfaat & Jenis Lengkap

Apa Itu Framework, Seberapa Pentingkah buat Website kamu, Manfaat & Jenis Lengkap
Apa Itu Framework
Apa Itu Framework

Framework adalah istilah yang sering muncul di dunia developer. Istilah ini sangat berguna untuk pengembangan sistematis kode program. Saat ini para developer khususnya di bidang web development perlu mempelajari dan menggunakan framework untuk membuat software.

Keuntungan lainnya adalah mengembangkan perangkat lunak dengan menyusun kode secara terstruktur dan konsisten. Tentu saja, kode yang baik adalah kode yang dapat dipahami oleh mesin dan pengembang.

Pada artikel ini, kita akan membahas apa itu framework dan jenisnya. Untuk jenis kerangka kerja ini sendiri, lebih banyak penekanan ditempatkan pada pengembangan web. Pertama kita akan membahas apa itu frame.


Contents

Pendahuluan Apa itu framework?

Pertama-tama kita harus tahu dulu apa itu framework dan apa fungsinya. Nah, dari situ Anda bisa mulai memahami kegunaannya dalam pengembangan website atau software.

  1. Pahami kerangkanya Seperti namanya, framework merupakan framework untuk mengembangkan aplikasi berbasis web dan berbasis desktop. Kerangka kerja di sini sangat membantu pengembang untuk menulis hal-hal yang lebih terstruktur dan rapi.

    Kerangka kerja ini dibuat untuk menyederhanakan kinerja bagi pemrogram. Jadi programmer tidak perlu menulis kode berulang-ulang. Karena hanya perlu mengkompilasi komponen pemrograman itu sendiri.

  2. Kerangka Fungsional Sebagai seorang developer tentunya mengetahui bahwa tujuan dari menggunakannya adalah untuk membuat aplikasi. Oleh karena itu, proses aplikasi dapat dilakukan dengan menggunakan kerangka kerja yang benar dan sesuai dengan kebutuhan proyek. Di bawah ini adalah beberapa fitur kerangka kerja ini dalam pengembangan web.

    Satu. Bantu pengembang meningkatkan kinerja Fungsi kedua adalah untuk membantu kinerja pengembang sendiri. Dari sini, Anda pasti sudah tahu bahwa aplikasi sebenarnya bisa dilakukan tanpa bantuan framework. Tentunya hal ini juga bisa dilakukan jika mengerjakan sebuah proyek dalam skala kecil.

Mempercepat proses pembuatan website

Jenis Kerangka Kerja untuk Pengembangan Web Setelah memahami apa itu kerangka kerja dan apa fungsinya, kita akan melihat beberapa contoh yang digunakan dalam pengembangan situs web. Di bawah ini adalah beberapa jenis framework, antara lain CSS, JavaScript, dan PHP. Dan sering digunakan dalam pengembangan website.

Kerangka CSS

CSS (Cascading Style Sheets) adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat layout HTML terlihat lebih baik dan lebih menarik. CSS selalu digunakan oleh tim front-end untuk menciptakan tampilan dan nuansa situs web. Di bawah ini adalah beberapa kerangka kerja CSS.

  1. Bulma, Banyak pengembang yang tidak akrab dengan Bulma. Namun, framework tersebut memiliki fitur khusus untuk layout berbasis flexbox yang memudahkan pengembang untuk menyesuaikan tampilan dalam bentuk yang responsif.
  2. BootstrapBootstrap adalah kerangka kerja CSS yang sering digunakan oleh pengembang. Tampilan bootstrap memberikan kesan modern, dinamis dan lebih user friendly. Selain itu, ia menawarkan tampilan responsif saat diakses dari ponsel.

Kerangka Javascript

JavaScript (JS) adalah bahasa pemrograman yang digunakan oleh front end untuk membuat situs web terlihat lebih interaktif. Sebuah website yang kompleks tentunya harus memberikan performa dan pengalaman pengguna yang baik. Dengan menggunakan JavaScript, tampilan website menjadi lebih dinamis.

JavaScript sendiri merupakan bahasa yang berjalan di front end dan tergolong bahasa pemrograman tingkat tinggi. Kemudian dapat berjalan di front-end atau back-end. Berikut adalah beberapa kerangka kerja dari JS.

  1. Viu.js, adalah sumber terbuka dan bingkai progresif untuk membuat antarmuka pengguna.
  2. Node.Js, sedang berjalan di belakang (server) yang open source, formulir transversal dalam pelaksanaan kode.node.js memungkinkan pengembang juga untuk menggunakan javascript untuk secara dinamis membuat konten halaman di web sebelum mengirim browser web pengguna (pengguna).

Kerangka PHP

Framework PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang berjalan di sisi server dan selalu digunakan oleh tim back-end. Berikut beberapa framework PHP yang umum digunakan dalam pengembangan website.

  1. CodeIgniter, adalah framework PHP yang menggunakan arsitektur berbasis MVC. Lebih khusus lagi, CI menggunakan berbagai komponen untuk mengelola tugas pengembangan situs web. Keunggulan CI terletak pada performanya yang ringan dan andal.
  2. Laravel , adalah framework PHP yang sintaksnya mudah dipahami dan digunakan.Kemudian Laravel juga terintegrasi dengan library dan platform pihak ketiga yaitu AWS (Amazon Web Services). Dan yang terpenting disini dari segi performa adalah memiliki core yang handal dengan menggunakan plugin.

Kesimpulan

Framework adalah kerangka kerja untuk mengembangkan aplikasi berbasis desktop dan web yang berfungsi untuk membantu pengembang mengeksekusi kode dengan lebih baik dan dengan cara yang lebih terstruktur.

Jenis-jenis yang berhubungan dengan pengembangan website dibagi menjadi tiga yaitu framework CSS, JavaScript dan PHP, sehingga dapat dilakukan baik client-side maupun server-side dan penggunaannya juga disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan organisasi.

Penggunaannya penting saat ini untuk pengembangan perangkat lunak dan situs web dengan kode program yang jelas serta untuk meningkatkan keamanan dan kemudahan pemeliharaan.

Content Creator, Graphic Designer, UI / UX Designer

My Notes On Blogger : Ernesia.xyz