Apa Itu Javascript, Pemahaman Dasar Javascript Untuk Pemula Lengkap

Mengenal apa itu JavaScript mulai dari pengertian hingga sejarahnya
Apa Itu Javascript, Pemahaman Dasar Javascript Untuk Pemula Lengkap
Pemahaman Javascript
Pemahaman Javascript

Bagi Anda yg belum pernah berkiprah pada global pemrograman, Anda niscaya bertanya-tanya, apa itu JavaScript? JavaScript merupakan galat satu bahasa pemrograman yg paling poly dipakai pada kurun ketika 2 puluh tahun ini.

Bahkan, bahasa pemrograman ini adalah galat satu yg paling primer bagi web developer, pada antaranya:

  • HTML : Memungkinkan Anda menambahkan konten ke laman web.
  • CSS : Menentukan layout, style, dan keselarasan laman website.
  • JAVASCRIPT : Menyempurnakan tampilan & sistem laman web

Anda sanggup menilik bahasa pemrograman ini menggunakan cepat & mudah, dan menggunakannya buat aneka macam tujuan, mulai berdasarkan menaikkan fungsionalitas website sampai mengaktifkan permainan & perangkat lunak berbasis web.

Selain itu, masih ada ribuan template & pelaksanaan JavaScript yg sanggup Anda pakai secara perdeo & semuanya ini berkat beberapa situs, misalnya Github.

Sejarah Javascript

Proses penyusunan & desain JavaScript hanya menghabiskan saat sepuluh hari sang Brandan Eich, seseorang karyawan Netscape, dalam September 1995. Awalnya, nama bahasa pemrograman ini merupakan Mocha, lalu sebagai Mona, kemudian LiveScript sebelum akhirnya resmi menyandang nama JavaScript. Versi pertamanya hanya dipakai pada kalangan Netscape, menggunakan fungsionalitas yg terbatas. Namun, bahasa ini terus dikembangkan sang komunitas developer yg selalu memakai bahasa pemrograman ini.

Pada tahun 1996, JavaScript secara resmi sebagai ECMAScript. Rilis ECMAScript dua lalu menyusul dalam tahun 1998, & ECMAScript tiga dalam tahun 1999. ECMAScript dikembangkan sampai akhirnya sebagai JavaScript yg kita kenal ketika ini. Tak hanya lintas browser, bahasa ini jua sanggup berfungsi pada aneka macam perangkat, termasuk perangkat mobile & komputer.

Sejak ketika itu, JavaScript terus bertumbuh & berkembang. Pada akhirnya pada tahun 2016, sebesar 92% website memakai bahasa pemrograman ini. Hanya pada kurun saat 2 puluh tahun, bahasa ini sudah beralih berdasarkan bahasa pemrograman yg serba terbatas & `primitif` sebagai keliru satu tool terpenting bagi para web developer. apabila tak jarang menghabiskan saat buat berselancar pada internet, Anda niscaya telah tak jarang mendengar nama bahasa pemrograman ini.

Apa Kelebihan Javascript

Terdapat sejumlah kelebihan JavaScript yg membuahkan bahasa pemrograman ini lebih unggul daripada kompetitornya, terutama pada beberapa masalah tertentu. Berikut beberapa kelebihan JAVASCRIPT

  1. Anda tidak membutuhkan compiler karena web browser mampu menginterpretasikannya dengan HTML;
  2. Lebih mudah dipelajari daripada bahasa pemrograman lainnya;
  3. Bisa berfungsi sebagai elemen halaman web atau event tertentu, misalnya klik atau mouseover;
  4. Anda bisa menggunakan bahasa pemrograman ini untuk memvalidasi input dan meminimalkan proses untuk memeriksa data secara manual;
  5. Lebih cepat dan ringan daripada bahasa pemrograman lainnya.

Apa Saja Kekurangan Javascript

Apa Saja Kekurangan JavaScript? Setiap bahasa pemrograman niscaya mempunyai beberapa kekurangan. Salah satu penyebabnya merupakan semakin populernya bahasa pemrograman yg Anda pilih, termasuk pada hal ini merupakan JavaScript. Popularitas tersebut, sialnya, mengundang para hacker, scammer, & pihak ketiga berbahaya lainnya buat mencari celah keamanan. Beberapa kekurangan JavaScript pada antaranya:

  1. Berisiko tinggi terhadap eksploitasi;
  2. Tidak semua browser dan perangkat selalu mendukung bahasa pemrograman ini;
  3. Bisa di-render secara berbeda pada masing-masing perangkat yang malah mengarah ke inkonsistensi.

Bagaimana cara kerja JavaScript di situs web Anda?

Anda biasanya dapat menyematkan JavaScript langsung di halaman web Anda atau mengalihkannya melalui file .js Anda sendiri. JavaScript adalah bahasa sisi klien. Artinya, pengunduhan dan pemrosesan skrip dilakukan di perangkat pengunjung situs web. Mirip dengan bahasa pemrograman sisi server, proses ini berjalan di server sebelum bahasa pemrograman mengirimkan file ke pengunjung situs web.

Anda harus menyadari bahwa beberapa browser web juga menawarkan opsi untuk menonaktifkan JavaScript kepada pengguna. Oleh karena itu, ada baiknya untuk mencari tahu apa yang terjadi pada acara yang Anda unduh ke perangkat yang tidak mendukungnya.

Bagaimana Cara Membuat JavaScript di Website?

Untuk memasukan string kode JavaScript ke webpage, Anda harus menggunakan tag <script>. Anda juga bisa melihat contoh di bawah ini untuk mengecek tampilannya:

		<script type="text/javascript">
		Your JavaScript code
		</script>
	

Sebaiknya, sertakan JavaScript ke pada tag buat situs Anda, kecuali bahasa tadi wajib Anda jalankan dalam saat eksklusif atau menggunakan elemen page web eksklusif. Kode JavaScript pula mampu Anda simpan menjadi arsip terpisah, & Anda mampu `memanggil`nya apabila membutuhkannya pada website.

Pada akhirnya Anda kini tahu mengapa bahasa pemrograman ini begitu populer: memiliki banyak keunggulan daripada bahasa pemrograman lain. Semoga artikel ini bisa menjawab pertanyaan Anda tentang apa itu JavaScript beserta fungsi dan cara kerjanya.

Content Creator, Graphic Designer, UI / UX Designer

My Notes On Blogger : Ernesia.xyz